Blog ini kami persembahkan kepada guru kami, Yang Mulia Ayahanda Guru Maulana Sayidi Syekh Prof. Dr. H. Kadirun Yahya M.A. dengan maksud menjunjung tinggi Nama Beliau, semoga Beliau berkenan dengan maksud kami.
Dalam blog ini, kami akan menampilkan informasi tentang riwayat, ajaran, karya dan beberapa hal lainnya yang menyangkut Beliau. Namun informasi-informasi tersebut adalah sesuatu yang telah ditampilkan di internet oleh situs, blog ataupun sumber lainnya di internet. Kami mencoba menahan diri untuk menampilkan informasi-informasi lainnya.
Blog ini disusun supaya orang bisa membaca dan mengetahui kebesaran Beliau cukup dari blog ini saja.
Setiap informasi yang kami posting akan tercantum sumbernya.
Semoga bermanfaat.
Salam
Petoto An Naqsyabandi Al Khalidi
mengenal Tarekat Naqsyabandiyah ajaran Y.M. Ayahanda Guru Prof. Dr. H. Kadirun Yahya M.A.
Senin, 22 September 2014
Selasa, 05 Agustus 2014
Teknologi Maha Dahsyat dalam Al Qur’an
Pada majalah WARTA AKRAB, Media Komunikasi Informasi Dwi Bulanan yang diterbitkan Yayasan Bina Korsa Utama, edisi no. 44/ September 2004 dapat dibaca artikel yang berjudul Teknologi Maha Dahsyat dalam Al Qur’an.
Artikel tersebut adalah prolog dari makalah YM Ayahanda
Guru pada Seminar Nasional & Festival Al Fatihah di Gedung Alumni IPB tanggal 23 Oktober 1993,
makalah yang sama pernah disampaikan pada Seminar
Nasional "Arah Perkembangan Spiritualisme Islam Pasca Modern Abad XXI"
di IAIN Sumatera Utara, Medan, 5 November 1993. Makalahnya sendiri ditulis
sebanyak 14 halaman folio.
Majalah dan artikel tersebut dapat dibaca secara online melalui link ini
Fatwa Tarekat saat penutupan i'tikaf Tahun 1987
Fatwa Tarekat oleh YM Ayahanda Guru saat Penutupan I'tikaf 1987
Bagian 1 dari 5
Bagian 2 dari 5
Bagian 3 dari 5
Bagian 4 dari 5
Bagian 5 dari 5
Senin, 04 Agustus 2014
Fatwa Hari Guru
Fatwa YM Ayah Guru pada Hari Guru
Bagian 1 dari 4
Bagian 2 dari 4
Bagian 3 dari 4
Bagian 4 dari 4
Bagian 1 dari 4
Bagian 2 dari 4
Bagian 3 dari 4
Bagian 4 dari 4
Senin, 23 Juni 2014
Pesan YM Ayahanda Guru
SEBUAH PESAN AYAHANDA
- Hidup ini adalah Pengalaman
- Pengalaman adalah Pelajaran, Jadi belajarlah untuk masa yang akan datang supaya jangan gagal lagi
- Supaya jangan gagal lagi, sebenarnya ada kuncinya yaitu selalu beserta dengan Yang Maha Sukses Allah SWT. Supaya disertai Allah selalu, selalu pula sebut-sebut Nama-NYA.
KATA NABI
Menyebut nama Allah inilah yang sangat, sangat sulit,..... bukan melafaskanya yang sulit, itu sangat mudahnya, anak kecil-pun bisa, cina-pun pandai, kafir-pun pintar, tapi itu tak ada gunanya karena Tuhan tidak akan hadir.
Jadi bagaimana cara menyebutnya supaya Tuhan berkenan hadir, inilah yang diusahakan umat seluruh dunia dan seluruh agama, karena inilah tujuan ibadah, yaitu beserta dengan Allah, mendapat keridhaan Allah, seperti ikutan kita, suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW.
Kalau ini sudah dapat, tujuan agamapun sudah dapat, sama dengan Sorgalah itu, sama dengan tepat menyembah-NYA, sama dengan Hadirlah DIA!
KESIMPULAN
- Kerjakanlah apa saja yang baik pada fikiranmu dan atas dasar hukum yang baik
- Janganlah meninggalkan rukun yang lima (tiang agama)
- Janganlah lupa ber-Dzikir dengan metodhenya...., karena dzikir dengan metodhenya itu, inilah yang dapat membersihkan hati. Jika bersih hati, barulah semua ibadah mahbul, menyebut nama Allah-pun mahbul.
Metodhe itu selalu dilupakan orang karena mereka tidak mengerti, tidak mendalaminya atau tidak pernah dianjurkannya. Sebenarnya,.... tanpa Metodhe tidak ada pekerjaan yang jadi, ini undang-undang Dunia Akhirat.
Inilah secara hakekat atau ringkas pesan Ayah, kalau untuk menguraikannya tidak ada waktu, terlalu panjang,.... Laksanakanlah Insya Allah Pasti Sukses
SELURUH ISI KALBU RASUL DIWARISKANNYA TIDAK MELALUI RASIO TETAPI MELALUI HATI SANUBARINYA, INILAH YANG NAMANYA ULAMA WARISATUL ANBIA'
YMM Ayahanda
Re-post: http://obinkawulaalit.blogspot.com
Rabu, 18 Juni 2014
Napak Tilas
sufimuda.net telah mengupload riwayat YM Ayahanda Guru berupa sebuah risalah yang berjudul "Napak Tilas ..." tulisan Anwar Rangkayo Sati, saksi hidup dan merupakan murid sekaligus menantu dari Maulana Saidi Syekh Muhammad Hasyim Al-Khalidi dan di kemudian hari Beliau juga mengakui YM Ayahanda Guru sebagai guru nya. Risalah ini ditulis pada tanggal 08 Desember 1986 di Buayan.
sufimuda.net menguploadnya dalam 3 segmen (posting) yang dapat dilihat pada link di bawah ini:
sufimuda.net menguploadnya dalam 3 segmen (posting) yang dapat dilihat pada link di bawah ini:
- Napat Tilas ... berisi bagian: Ayahanda Masuk Tarekat
- Napat Tilas ... (2) berisi bagian: Suluk dengan Syekh Abdul Majid, Ikut Suluk dengan Nenek Guru
- Napat Tilas ... (Selesai) berisi bagian: Menjadi Ahli Silsilah ke-35
Kamis, 10 April 2014
Sejarah Hidup Syekh Haji Abdul Majid (Guguk Salo)
Syekh Haji Abdul Majid adalah salah seorang guru dari YM Ayahanda Guru.
Sejarah Hidup Syekh Haji Abdul Majid ini disusun oleh:
- Buya Haji Ramli (khlalifah dan menantu Syekh Haji Abdul Majid),
- M. Nur Engku Mudo (khalifah dan anak kandung Syekh Haji Abdul Majid) ,
- Almanar HAM (anak kandung Syekh Haji Abdul Majid).
Syekh Haji Abdul Majid lahir di Lawang Mandahiling tahun 1873 dan wafat tahun 1958 dan dimakamkan di Guguk Salo Kenagarian Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung Kab Tanah Datar.
Risalah Sejarah Hidup Syekh Haji Abdul Majid )Guguk Salo( diupload oleh Boy Yendra Tamin dalam blognya dengan memecahnya menjadi 16 segmen (posting) sebagai berikut:
- Sejarah Hidup Syekh Haji Abdul Majid (Guguk Salo) [link_1]
- Masa Kecil dan Mencari Ilmu Syekh Haji Abdul Majid Guguk Salo [link_2]
- Kisah Syekh H. Abdul Majid Guguk Salo Dengan Ibu dan Mamak Pedagang [link_3]
- Kisah Syekh H. Abdul Majid dan Cincin Guru [link_4]
- Kisah Syekh Haji Abdul Majid Dirampok Penyamun [link_5]
- Kisah Syekh Haji Abdul Majid Diberi Tongkat Amanah Oleh Orang Tak Dikenal [link_6]
- Syekh Abdul Majid Memadamkan Api Dari Rumah Terbakar Dengan Tongkat [link_7]
- Syekh Haji Abdul Majid Guguk Salo dan Kisah Tobat Di Warung Kopi [link_8]
- Syekh Abdul Majid Berlayar Ke Tanah Suci [link_9]
- Syekh H Abdul Majid Guguk Salo Berenang di Laut Merah [link_10]
- Tongkat Syekh H Abdul Majid Guguk Salo Lenyap Saat Ziarah di Maqam Rasulullah SAW [link_11]
- Kembali dari Tanah Suci: Syekh H Abdul Majid Mengajar dan Mendirikan Surau Guguk Salo [link_12]
- Syekh Haji Abdul Majid Kedua Kalinya Kembali Ke Tanah Suci Ketika Dunia Transportasi Masih Sulit dan Misteri Soal Anak Kunci Di Kampung [link_13]
- Syekh H. Abdul Majid Mengajarkan Ilmu Tashauf (Thariqat Naqsabandiyah) di Surau Guguk Salo [link_14]
- Tamu Berdatangan Ke Surau Guguk Salo Termasuk Dari Singapura Dan Kisah Syekh H Abdul Majid Bertukar Ilmu Dengan Datuk Sirangkak [link_15]
- Guguk Salo Mulai Dibaca Dan Syek Abdul Majid Mendirikan Suluk Di Suraunya [link_16]
Langganan:
Postingan (Atom)

